MENU TUTUP

Longsor Sumedang: 15 Orang Meninggal, 24 Belum Ditemukan

Selasa, 12 Januari 2021 | 10:17:40 WIB
Longsor Sumedang: 15 Orang Meninggal, 24 Belum Ditemukan ilustrasi

GENTAONLINE.COM - Pencarian korban hilang bencana longsor di Desa Cihanjuang, Cimanggung, Kabupaten Sumedang memasuki hari keempat, Selasa (12/1). Tim evakuasi memperkirakan masih ada 24 orang yang diduga masih tertimbun longsor yang terjadi Sabtu (9/1) tersebut.

Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansyah mengatakan ada perubahan data korban. Sebelumnya disebutkan 25 orang, namun setelah diverifikasi ada satu nama yang tercatat dua kali.

"Info terbaru korban dalam pencarian 24 orang karena kemarin ketika di data ulang ada double name," tutur Deden, Selasa (12/1).

Deden mengatakan data korban masih bisa berkembang dan berubah sewaktu-waktu tergantung laporan dari masyarakat atau keluarga korban.

Deden menjelaskan, pencarian pada hari ini dibagi menjadi tiga sektor. Sektor pertama rumah hajatan, sektor kedua Masjid An-Nur, dan Sektor ketiga lapangan voli.

Sebelumnya pada Senin (11/1) pukul 21.05 WIB, tim SAR gabungan menemukan satu korban perempuan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya pada pukul 22.40 WIB tim menemukan kembali korban lainnya berjenis kelamin laki laki dalam keadaan meninggal dunia.

"Jumlah total korban hingga saat ini yaitu 64 orang terdiri dari 25 orang selamat, 15 orang meninggal dunia dan 24 orang dalam pencarian," kata Deden.

Terkait dengan pencarian, tim menurunkan 2 unit alat berat, 2 unit alkon, peralatan ekstrikasi, peralatan komunikasi, peralatan medis dan APD Personal. Adapun unsur SAR yang terlibat yaitu Basarnas Bandung, BPBD, PUPR, TNI/Polri, PMI Sumedang, Dinkes Sumedang, Potensi SAR dan Potensi SAR Jateng.

Total kekuatan personel unsur SAR yang terdaftar di posko berjumlah 1.108.(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan