MENU TUTUP

Pemko Pekanbaru Pantau Pembayaran Gaji Guru Non ASN

Senin, 19 April 2021 | 11:18:12 WIB
Pemko Pekanbaru Pantau Pembayaran Gaji Guru Non ASN

GENTAONLINE.COM - Pemko Pekanbaru memantau pembayaran gaji guru non aparatur sipil negara (ASN). Para kepala sekolah terus dipantau agar tak ada gaji yang tertunda. 

Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Senin (19/4/2021), mengatakan, gaji guru honorer komite dibiayai dari iuran orang tua siswa. Karena, gaji guru honorer bukan berasal dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ataupun dan dana pemerintah. 

"Kami akan pantau nanti para kepala sekolah. Karena, mereka bekerja dan berkoordinasi dengan kepala sekolah," ujarnya. Kalau guru tenaga harian lepas (THL), sumber gajinya tidak ada. Gaji guru lain yang bersumber dari APBD adalah guru tenaga kontrak. 

"Tenaga kontrak yang dibayar dari APBD itu antara lain petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan, petugas kebersihan, pegawai dengan keahlian tertentu di beberapa dinas," papar Firdaus.

Pegawai THL dibutuhkan bila ada uang membayar. Perekrutan THL ini tak dilarang di tiap dinas. "Jadi, tidak ada istilah pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap THL. Namanya saja harian lepas," ucap Firdaus.(r1)





 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat