MENU TUTUP

SPO Pekanbaru Dukung Penuh Wacana Pembentukan Punggawa Adat LAM Pekanbaru

Rabu, 14 Juli 2021 | 20:03:35 WIB
SPO Pekanbaru Dukung Penuh Wacana Pembentukan Punggawa Adat LAM Pekanbaru Ketua Serikat Pemuda Ocu (SPO) Pekanbaru Dt. Herman Yahya Domo (Baju Hitam)

 

GENTAONLINE.COM-Sejumlah pendekar, panglima dan pemuka adat dari berbagai Ormas Melayu se-Kota Pekanbaru hadiri pembentukan punggawa adat LAM Pekanbaru. Pertemuan itu dalam rangka merajut silaturahmi dan menjaga marwah Melayu di Kota Bertuah, sebagai ibukota Provinsi Riau. 

Rapat merumuskan format dan rencana pembentukan wadah organisasi tempat berhimpunnya para perwakilan Ormas. "Masih dirumuskan pembentukan pengawa adat, namun rapat teknis akan dilanjutkan lagi sampai waktu menunggu jadwal ulang" kata Ketua Serikat Pemuda Ocu (SPO) Pekanbaru Dt. Herman Yahya Domo, rabu (14/07). 

Menurut Herman pihaknya sangat mendukung wacana pembentukan penggawa adat, namun perlu dikaji ulang legalitasnya nanti. 

"Apakah menggunakan SK Menkumham melalui akta notaris, atau SK dari penggawa adat Provinsi Riau" tambahnya.

Hingga berita ini dimuat sejumlah perwakilan ormas masih berbincang-bincang di LAM Pekanbaru. (Edi Lelek)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat