MENU TUTUP

Viral Pengemudi Ojol Balikkan Uang Penumpang yang Tertinggal

Sabtu, 07 Agustus 2021 | 07:55:39 WIB
Viral Pengemudi Ojol Balikkan Uang Penumpang yang Tertinggal

GENTAONLINE.COM - Pak Tama alias Tamagochi memiliki kisah luar biasa ketika mengembalikan barang bawaan penumpangnya yang ketinggalan. Sebagai pekerja ojek online (ojol) di Kota Bandar Lampung, Pak Tama mendapat pesanan untuk mengantarkan penumpang dari kawasan Panjang ke RSUD Dr H Abdul Moeloek, Tanjung Karang, Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung pada Kamis (5/8).

 

Ketika penumpang sudah turun dan pergi, Pak Tama baru ingat kalau barang bawaan penumpang masih tertinggal. Hal itu lantaran sang penumpang tadi berpesan kepada Pak Tama agar barang bawaan ditaruh di jok sepeda motor. Alasannya demi keamanan.

 

"Astaghfirullah. Barang atau plastik keresek penumpang gue ketinggalan di dalam jok motor gue," kata Pak Tama bercerita kepada Republika, Sabtu (7/8). Kisahnya sempat viral lantaran Pak Tama membagikan pengalaman tersebut di akun Twitter, @tama28nda.

Dia pun menuturkan awal mula kronologi peristiwa itu. Pak Tama mengaku, mendapat pesanan Goride. Saat menjemput di titik koordinat di kawasan Panjang, Kota Bandarlampung, sambung dia, sang penumpang berpesan agar barang bawannya ditaruh di jok motor. "Katanya berharga takut kenapa-kenapa di jalan," ujarnya.

 

Pak Tama sebenarnya tidak tahu jika barang bawaan penumpang itu berisi segepok uang. Dia baru tahu ketika sang penumpang sudah turun dan pergi masuk ke RSUD Tanjung Karang. "Tahunya isinya uang puluhan juta donk. Ya Allah pakai acara ketinggalan pula. Mana yang order Gojeknya orang lain ternyata," ujar Pak Tama.

 

Dia pun bergegas mencari identitas sang penumpang tadi. Dia butuh waktu sampai dua jam untuk berkeliling mencari orang tersebut di RSUD Tanjung Karang, hingga akhirnya bertemu. "Ngelilingin RS buat balikin, alhamdulillah selesai," ujar Pak Tama.

 

Dia pun sempat merinding ketika mengetahui uang puluhan juta milik penumpang tadi sempat tertinggal. Karena itu, Pak Tama langsung berusaha mencari orang itu di semua titik di RSUD.

 

"Sampai bergetar ini badan dari ujung kepala sampai kaki pegang ini kresek. Kembali ke pemilik," ujar Pak Tama membagikan foto sejumlah uang berisi nominal Rp 100 ribu sebanyak enam bundel (Rp 60 juta) dan Rp 50 ribu empat bundel (Rp 20 juta) yang terbungkus kresek dan koran.

 

Usai bertemu dengan si mbak, kata Pak Tama, penumpang perempuan tersebut sempat memberinya uang terima kasih sebesar Rp 500 ribu, karena mengembalikan barang yang tertinggal di jok motor. Hanya saja, Pak Tama memilih menerima sebesar Rp 50 ribu saja. Hal itu lantaran ia tidak tega mendapat rezeki dari uang yang sebenarnya digunakan untuk biaya pengobatan tersebut.

 

"Sebanyak Rp 450 ribunya buat nambah biaya keluarganya yang di RS. Ini uang untuk orang sakit, benar-benar sangat membutuhkan. Aku ambil Rp 50 ribu pengganti orderan yang bisa aku dapat karena dua jam lebih matikan aplikasi," ujar Pak Tama.

 

Dia mengaku, rezeki pasti datang kepadanya. Karena itu, ia tidak merasa menyesal menolak pemberian sang penumpang yang berterima kasih telah mengembalikan uang dalam nominal besar tersebut.

 

"Allah Maha Baik, percaya janji-Nya kelak rezeki yang benar-benar tepat untuk kita selalu datang, amin. Satu perbuatan kecil, tapi berarti besar bagi sebagian orang semoga menghapus beberapa, bahkan puluhan dosa kita pada masa lampau," ujar Pak Tama.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat