MENU TUTUP

Jampidsus Kejaksaan Agung Periksa Tiga Staf Perindo

Jumat, 27 Agustus 2021 | 10:44:59 WIB
Jampidsus Kejaksaan Agung Periksa Tiga Staf Perindo

GENTAONLINE.COM - Kejaksaan Agung (Kejakgung) melanjutkan penyidikan dugaan korupsi yang terjadi di Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo). Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejakgung memeriksa tiga staf dan petinggi di perusahaan perikanan milik negara tersebut.

 

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejakgung, Leonard Ebenezer Simanjuntak mengatakan, tiga terperiksa tersebut berinisial AP, S, dan AD. Di layar monitor daftar terperiksa di gedung Pidana Khusus (Pidsus), AP, adalah Agung Pamujo yang diperiksa terkait perannya sebagai staf umum Perum Perindo.

Adapun S, adalah Suyono, yang diperiksa terkait perannya sebagai general manajer Perum Perindo, cabang Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). Sedangkan AD, dari tangkapan layar monitor pemeriksaan, adalah Agira Darma, yang diperiksa atas perannya selaku staf utama bidang manajemen risiko di Perum Perindo.

Ebenezer menjelaskan, tiga nama tersebut diperiksa masih sebagai saksi. "Pemeriksaan ketiganya, terkait dengan pengelolaan keuangan pada Perum Perindo," ujar Ebenezer di gedung Pidsus Kejakgung, Jakarta Selatan, Kamis (26/8).

Penyidikan dugaan korupsi di Perum Perindo, merupakan kasus baru yang saat ini ditangani Jampidsus Kejakgung. Pemeriksaan saksi, sudah mulai dilakukan sejak Senin (23/8). Belum ada penjelasan pasti kronologis lengkap duduk perkara kasus tersebut.

Meski begitu, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejakgung, Supardi mengatakan, kasus dugaan korupsi di Perum Perindo terkait dengan permasalahan pengelolaan keuangan yang berujung angka minus dalam pembiyaan.

"Kerugian negaranya, belum dapat saya pastikan fix angkanya. Tetapi kira-kira itu, ratusan-lah miliar (Rupiah). Masa juta…," kata Supardi di lokasi yang sama pada Rabu (25/8).

Menurut dia, penyidikan lengkap terkait pengungkapan kasus tersebut, akan terus dilakukan untuk memastikan penegakan hukum. "Kita akan terus melakukan pemeriksaan-pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi, untuk mencari bukti-bukti dan merumuskan perbuatan pidananya," kata Supardi.(rep)

 

 
 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat