MENU TUTUP

Segel Ruang Dekan, Polda Riau Ambil Alih Penyidikan Dugaan Pelecehan Seksual

Kamis, 11 November 2021 | 09:07:07 WIB
Segel Ruang Dekan, Polda Riau Ambil Alih Penyidikan Dugaan Pelecehan Seksual

GENTAONLINE.COM - Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau tancap gas dalam mengusut kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dosen Universitas Riau, Syafri Harto, terhadap mahasiswi bimbingannya, L.

Terbaru, Polda Riau menyegel ruangan Syafri Harto yang diduga tempat terjadinya pelecehan seksual oleh Syafri Harto di kampus Unri.

"Polda Riau ambil alih penyidikan (dugaan pelecehan seksual). Kita fokus melindungi korban dan pembuktian kejahatan ini," ungkap Direskrimum Polda Riau, Kombes Pol Teddy Ristiawan, Kamis 11 November 2021.

Korban pelecehan seksual, L, Jumat pekan lalu 5 November 2021, telah melaporkan apa yang telah menimpanya ke Polresta Pekanbaru. Berselang sehari kemudian, dosen Syafri Harto, melaporkan balik L serta akun media sosial yang telah mempublikasikan video pengakuan mahasiswi L.

Polda kemudian menarik kasus yang dilaporkan mahasiswa L ke Polresta Pekanbaru untuk ditangani secara intensif. Dosen Syafri Harto Rabu 10 November 2021, diperiksa oleh penyidik di Polda Riau.

"Kita protek (lindungi) korban untuk ungkap dugaan kasus kejahatan ini," tegasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, mengatakan barang bukti itu sudah berada di tangan polisi.

"Ada beberapa barang bukti yang sudah kita terima," jelasnya.

Polda Riau, lanjut Sunarto, juga sudah meminta keterangan 6 saksi terkait kasus dugaan pelecehan seksual diduga dilakukan Syafri Harto.

Keenam orang diperiksa termasuk korban, keluarga korban dan pihak kampus.

"Polda Riau sudah meminta keterangan 6 saksi, termasuk korban, keluarga korban dan pihak kampus," ungkap Kombes Pol Sunarto.

Sementara itu, dosen Syafri Harto, menjalani pemeriksaan berjam-jam di Mapolda Riau, Rabu 10 November 2021. Menggunakan kaca mata dan kemeja putih dibaluti rompi, Syafri Harto didampingi kuasa hukum keluar dari Gedung Dittahti Polda Riau, Pukul 15.15 WIB.

Sejumlah awak media langsung mendatangi Syafri Harto dan menanyakan apa saja pertanyaan yang diajukan penyidik kepadanya.

Namun saat wartawan mengajukan pertanyaan, Syafri Harto menyuruh kuasa hukumnya untuk memberikan keterangan, sedangkan ia sibuk menerima panggilan telepon.

"Nanti saja di luar ya," ungkap kuasa hukumnya.(roc)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar