MENU TUTUP

Gabung "Bertiga-Bersatu" bersama Golkar dan PAN, PPP Ingin Cegah Terjadi Polarisasi

Jumat, 13 Mei 2022 | 09:13:48 WIB
Gabung

GENTAONLINE.COM - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersepakat menjalin koalisi sejak awal bersama Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk Pemilu 2024. Terlebih, bersama PAN dan Golkar, PPP merupakan bagian dari parpol koalisi pemerintah.

“Kita ingin menunjukkan atau mendemostrasikan sebuah kerjasama jauh lebih awal dan lebih cantik antarsesama parpol, untuk saling mengisi dan untuk saling memperkuat kebersamaan,” ucap Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa, saat jumpa pers usai menggelar pertemuan tertutup di Rumah Heritage, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis malam (12/5).

Suharso menegaskan, koalisi sejak awal itu antara lain bisa mencegah terjadi polarisasi sebagaimana Pilpres 2019 lalu. Karena sebagai bangsa yang besar, menurut Suharso, harus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia bisa dengan suka cita melaksanakan pemilu dengan baik.


Atas dasar itu, Suharso menginginkan pihaknya bersama PAN dan Golkar dapat meneruskan pembangunan itu di masa mendatang untuk kebaikan bangsa Indonesia.

“Jadi, Bertiga juga ingin memastikan keberlanjutan pembangunan itu untuk kepentingan seluruh rakyat dan seluruh bangsa dan negara,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga mengisyaratkan pertemuan tersebut merupakan kerja sama antara Golkar bersama PAN dan PPP. Ia menyebut pertemuan itu sebagai “Bertiga-Bersatu”. Bersatu itu sendiri adalah beringin, matahari, dan baitullah (Ka’bah)


“Jadi pertemuan ini tentu diharapkan dengan matahari ini PAN bisa berjalan, dan pohon beringin semakin tunbuh. Dan juga pertemuan kerja sama ini adalah yang diridhoi oleh Allah SWT,” kata Airlangga.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat