MENU TUTUP

Pengamat: Tak Elok Puan Rekam Pertemuan Megawati dan Presiden Jokowi

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:07:01 WIB
Pengamat: Tak Elok Puan Rekam Pertemuan Megawati dan Presiden Jokowi

GENTAONLINE.COM - Sikap Puan Maharani yang merekam pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo dianggap tidak elok. Karena, sikap Puan terlihat menunjukkan bahwa Jokowi yang notabene seorang Kepala Negara merupakan petugas partai.

Dalam video yang direkam langsung oleh Ketua DPR RI itu melalui ponselnya, tampak Presiden Jokowi sedang berbicara serius dengan Ketua Umum PDI Perjuangan.

"Banyak makna dari video Puan itu. Bisa jadi Puan sebagai Ketua DPR dan Ketua PDIP itu bentangkan ke publik bahwa Jokowi itu anak buah Megawati. Meski Jokowi itu berstatus sebagai presiden," ujar Muslim, Rabu (22/6).


"Bisa jadi Jokowi sedang diinterogasi Megawati. Jokowi yang terlihat seperti orang yang bersungut-sungut di hadapan Megawati. Bagi Jokowi, sebagai seorang presiden ini tidak elok," tegasnya.

"Tapi sebagai petugas partai, Jokowi harus siap menerima apapun dari ketum, termasuk jika dimarahi sekalipun," pungkas Koordinasi Indonesia Bersatu ini.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar