MENU TUTUP

5 Orang Oknum Kehutanan Riau OTT Tim Polres Pelalawan. Kepala Dinas DLHK Malah Tak Tahu.

Selasa, 19 Juli 2022 | 14:43:36 WIB
5 Orang Oknum Kehutanan Riau OTT Tim Polres Pelalawan. Kepala Dinas DLHK Malah Tak Tahu.

Genta online.com, Pekanbaru. Sungguh Miris mendengarkan laporan penangkapan 5 Oknum Kehutanan Riau OTT Tim Polres Pelalawan. Dimana Kejadian tersebut membuat geger Warga di  kecamatan langgam Kabupaten Pelalawan. 

Dalam Penyergapan tersebut Oknum Kehutanan Riau melakukan Pemerasan kepada pemilik lahan pada Senin Malam, (18/07/2022).

Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Muhammad Tariq, SIK. Membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan : "Sabar ya Mas Kita sedang Mendalami Kasus Ini, Nanti Akan Keluarkan Rilisnya". Kata Guntur Singkatnya. Selasa ( 19/07/2022 ).

Wartawan Gentaonline.com meminta kasus ini segera ditindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku jangan sampai kegiatan pemerasan terus terjadi dan Kegiatan tersebut sudah lama terjadi dan tidak tersentuh hukum. 

Selanjutnya kami meminta Kepala Dinas DLHK dan BKSAD Harus Bertanggung Jawab terhadap permasalahan ini jangan tutup mata dan Lepas tangan. Tutupnya ( Edy Lelek ).

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat