MENU TUTUP

Pengungsi Rohingya Asal Aceh di Pekanbaru diduga Kabur ke Malaysia

Senin, 25 Juli 2022 | 10:41:05 WIB
Pengungsi Rohingya Asal Aceh di Pekanbaru diduga Kabur ke Malaysia

GENTAONLINE.COM - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru menyatakan, dalam kurun waktu beberapa bulan sejak dipindahkan, sudah  79 orang pengungsi Rohingya asal Aceh  melarikan diri dari tempat penampungan di Pekanbaru sehingga kini menyisakan 35 orang.

"Mereka melarikan diri bertahap tidak sekaligus," kata Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru  Zulfahmi Adrian di Pekanbaru, Ahad.

Dikatakan Zulfahmi, dari total 119 pengungsi yang dipindahkan dari Aceh  pada Mei lalu ke Pekanbaru, kini menyisakan 35 orang saja dipenampungan.

Upaya pencarian terhadap puluhan pengungsi asal Rohingya yang kabur dari tempat penampungan masih dilakukan Badan Kesbangpol Pekanbaru bersama pihak terkait. Hingga saat ini belum ada kepastian keberadaan para pencari suaka ini.

Ia mengatakan, mereka bekerjasama International Organization of Migration (IOM) dan  United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) guna melacak keberadaan puluhan pengungsi Rohingya ini.

"Kita terus melakukan pencarian, kita harus tahu pasti kemana mereka ini pergi, apakah masih di Indonesia atau sudah berada di negara tetangga," ujar Zulfahmi.

Pihaknya telah cukup mengantisipasi para pengungsi dari Rohingya ini. Sebab ada petugas  mengawasi Kamtibmas di antara para pengungsi dan masyarakat sekitar.
 
"Kondisi Kamtibmas di antara mereka sendiri berjalan dengan baik artinya tak ada perkelahian yang jadi pemicu kaburnya puluhan pengungsi," katanya.

Menurutnya, ada dugaan pada pengungsi Rohingya ini melarikan diri ke Malaysia karena banyak kerabat mereka di sana.

Ia mengaku sudah mendapatkan data bagi mereka yang kabur. Kesbangpol juga mengharapkan kerjasama IOM dan UNHCR bisa memastikan keberadaan pengungsi yang kabur.

"Sudah ada yang di Malaysia, tapi pihak IOM dan UNHCR Indonesia belum memberikan informasi itu. Karena mereka lah yang bisa berkomunikasi dengan IOM dan UNHCR Malaysia," tukasnya.(rtc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar