MENU TUTUP

Kota Pekanbaru Masih Jadi Penyumbang Terbesar Kasus Covid-19 di Riau

Rabu, 27 Juli 2022 | 08:56:08 WIB
Kota Pekanbaru Masih Jadi Penyumbang Terbesar Kasus Covid-19 di Riau

GENTAONLINE.COM - Kota Pekanbaru sumbang kasus konfirmasi Covid-19 paling banyak yakni 18 kasus, data tersebut  menurut  Dinas Kesehatan (Dinkes)  Provinsi Riau, pada  Selasa, 25 Juli 2022.

"Kecamatan Bukit Raya dan Kecamatan Payung Sekaki tiga orang,  Kecamatan Marpoyan Damai lima orang, Kecamatan Kecamatan Tenayan Raya empat orang," ungkap Humas Dinkes Provinsi Riau,  Rozita. 

Lanjut Rozita menjabarkan, masih di Pekanbaru konfirmasi Covid-19 juga ada di tiga kecamatan,  yakni Kecamatan Rumbai Pesisir ,  Kecamatan Senapelan dan Kecamatan Tampan. Masing-masing 1 orang konfirmasi Covid-19. 

Per 26 Juli,  penambahan kasus Covid-19 totalnya 30 konfirmasi,  selain dari Pekanbaru ada 1 kasus konfirmasi di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis.

"11 orang (kasus konfirmasi, red) provinsi Lain," ungkap Rozita. 

Hingga sekarang,  hitungan kumulatif kasus konfirmasi mencapai 150.730 orang dengan rincian  127 Isolasi Mandiri,  11 Isolasi rumah sakit (RS) 146.154 Pulang, dan
4.438 Meninggal Dunia.  (roc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat