MENU TUTUP

Apa Motif Bjorka Bocorkan Data? Ini Kata Kriminolog

Senin, 19 September 2022 | 08:39:43 WIB
Apa Motif Bjorka Bocorkan Data? Ini Kata Kriminolog

GENTAONLINE.COM - Pengajar Kriminologi Universitas Indonesia (UI) Arthur Josias Simon Runturambi menilai, Bjorka yang meretas dan mengungkap data petinggi negara kepada publik, memiliki beberapa kemungkinan motif. Termasuk untuk menampilkan kelemahan orang tertentu.

"Sebenarnya menurut beberapa ahli, Bjorka hanya mengungkap data lama, bukan data yang sangat baru dan tidak mendalam. Dia seperti kasus Wikileaks yang hanya menampilkan data atau kelemahan di satu negara atau orang tertentu," kata Arthur saat dihubungi, Sabtu (17/9/2022).

Kemungkinan kedua, dia melanjutkan, Bjorka merespons beberapa komentar yang disampaikan untuk dirinya. Dia  merasa tertantang ketika semakin diserang dan menjadi membuktikan siapa dirinya. 

Jadi, Bjorka menjawab tantangan dari pejabat yang menantang kemudian jejaknya semakin hilang. "Semakin dipancing atau ditantang maka dia semakin ke sana (menjawab tantangan)," ujar pria yang juga Ketua Program Studi Kajian Ketahanan Nasional Peminatan Kajian Stratejik Intelijen SKSG UI tersebut.

Terkait identitas Bjorka yang sudah diketahui sesama peretas, Arthur menilai sebenarnya ada masyarakat yang punya ketertarikan di bidang siber kemudian saling berkomunikasi antaramereka. Ia menambahkan, peretas yang berkumpul ini kebanyakan anonim tetapi sudah punya datanya.

"Kemudian, mereka ada yang sudah menduga (identitas Bjorka) karena mereka tahu titiknya," katanya.

Jika kasus Bjorka tak segera diungkap, ia mengingatkan bisa memberikan peluang kesempatan munculnya peretas yang lain. Ini lantaran kepolisian yang tidak profesional dalam mengungkap kasus. Apalagi, dia menambahkan, rancangan undang-undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) belum disahkan.

Untuk mengantisipasi peretas yang lain, ia meminta kasus diserahkan pada profesional. Artinya kalau peretas memang melakukan pencurian data, serahkan ke ahli pencurian data untuk menangani secara teknis teknologi informasi (TI) bidang siber. 

"Jangan kemudian dibawa ke ranah yang lain, kemudian baru para ahli mitigasinya (yang bekerja). Menterinya juga jangan memberikan komentar yang membuat panas karena bisa menantang peretas," katanya.

Sebelumnya, sosok anonim Bjorka tengah dalam incaran aparat akibat aksi-aksi pembocoran data publik dan pejabat.  (rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran