MENU TUTUP

LSM Gakorpan dan jaringannya akan terus memantau aktifitas para mafia BBM bersubsidi di Kota Dumai.

Senin, 07 Oktober 2024 | 15:59:31 WIB
LSM Gakorpan dan jaringannya akan terus memantau aktifitas para mafia BBM bersubsidi di Kota Dumai.

Dumai, Riau - Menangggapi pemberitaan dari beberapa media online terkait Patroli dan Pengecekan gudang yang diduga tempat penimbunan BBM bersubsidi tak membuahkan hasil atau tak ditemukannya aktifitas di dalam gudang tersebut, ditanggapi dingin dan tertawa terbahak-bahak Ketua LSM Gakorpan Prov. Riau, Rahmad Panggabean.

Menurutnya, bagaimana mau ditemukan barang bukti atau Pelaku penimbunan BBM bersubsidi, kalau sudah "bocor" duluan informasinya.

"Sudahlah, tak usah main sandiwara. Bukan rahasia umum lagi bila dalam suatu pengecekan atau penggrebekan tak membuahkan hasil karena sudah "dibocorkan" terlebih dahulu," duga Rahmad.

"Saya menduga sebelum dilakukan pengecekan sudah "disapu bersih" lokasi gudang," kata Rahmad, dalam siaran pers, Senin (07/10/2024).

Diungkapkan Rahmad, bukti-bukti adanya baby tank di dalam gudang yang diduga tempat menampung BBM bersubsidi sudah sangat jelas. Baik waktu, tanggal dan lokasi saat diinvestigasi tak dapat dibohongi.

Menurut Rahmad, dilakukannya patroli dan pengecekan beberapa gudang yang didapat dari informasi masyarakat pada Sabtu (05/10/2024), secara tidak langsung menunjukkan kinerja Kapolres Dumai, AKBP Dhovan Oktavianton, sangat lamban. Bahkan dapat dinilai tak punya nyali. 

Karena, kata Rahmad, laporan informasi melalui beberapa.media online terkait maraknya gudang yang diduga tempat penimbunan BBM bersubsidi dan CPO di Kota Dumai sudah sejak bulan Agustus disampaikan. Kenapa sekarang baru dilakukan pengecekan? Ada apa?

Lanjutnya, Ia berterimakasih kepada jajaran Polres Dumai bila kegiatan yang dilakukan (patroli dan pengecekan-red) merupakan tindak lanjut dari surat LSM Gerakan Anti Korupsi dan Penyelamatan Aset Negara (Gakorpan) Prov. Riau yang dilayangkan pada Jumat (04/10/2024) terkait maraknya gudang-gudang yang diduga tempat penimbunan BBM bersubsidi di Kota Dumai.

Diungkapkan Rahmad, LSM Gakorpan dan jaringannya akan terus memantau aktifitas para mafia BBM bersubsidi di Kota Dumai.

"Setiap saat, Kita akan pantau terus aktifitas para mafia BBM beraubsidi di Kota Dumau," ujar Rahmad.

Intinya, ujar Rahmad, LSM Gakorpan secara resmi telah melayangkan surat ke Polres Dumai, tinggal menunggu jawaban surat dari Polres Dumai.  (Tim).

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat