Kegiatan MPQ di Masjid Raya An-Nur Dihentikan, Jamaah Harapkan Ada Solusi
Foto:
Gentaonline.com _ Pekanbaru – Kegiatan Majelis Pecinta Qur'an Indonesia yang selama ini rutin dilaksanakan di Masjid Raya An-Nur dikabarkan tidak lagi dapat diselenggarakan di masjid tersebut. Keputusan itu menjadi perhatian para jamaah, khususnya peserta MPQ yang selama ini aktif mengikuti kegiatan pembelajaran Al-Qur'an.
MPQ dikenal sebagai majelis yang mewadahi masyarakat, terutama kaum ibu dan muslimah, untuk belajar membaca, menghafal, mentadabburi, dan mengamalkan Al-Qur'an. Dalam setiap kegiatan, jumlah peserta disebut mencapai ratusan hingga ribuan jamaah dari berbagai daerah di Provinsi Riau.
Ketua MPQ Indonesia, Ummi Yentri Fatih, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan MPQ selama ini bertujuan untuk mengajak masyarakat semakin mencintai Al-Qur'an dan memakmurkan masjid.
Terkait penghentian kegiatan, menurut keterangan yang diterima MPQ, pihak Badan Pengelola Masjid Agung An-Nur menyampaikan bahwa salah satu alasan yang dipersoalkan adalah mengenai kejelasan pengelolaan keuangan MPQ.
Menanggapi hal tersebut, Ummi Yentri Fatih menyatakan bahwa dana kegiatan MPQ selama ini berasal dari infak dan sedekah jamaah, bantuan para donatur, serta dukungan dana pribadi dari pengurus, termasuk dirinya sebagai ketua MPQ. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan gerakan sosial dan dakwah yang bertujuan memberikan manfaat bagi umat.
"MPQ hadir sebagai wadah belajar Al-Qur'an bagi masyarakat. Harapan kami hanya satu, yaitu agar semakin banyak umat yang dekat dengan Al-Qur'an dan memakmurkan masjid," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Badan Pengelola Masjid Raya An-Nur yang menjelaskan secara rinci mengenai keputusan penghentian kegiatan tersebut maupun penjelasan lebih lanjut terkait persoalan yang disampaikan.
Para jamaah MPQ berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog yang baik sehingga kegiatan pembelajaran Al-Qur'an dapat terus berlangsung. Mereka juga berharap semangat syiar Al-Qur'an tetap terjaga dan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Rls