MENU TUTUP

Ketua Elang 3 Hambalang Desak Menteri KLHK Serius Berantas Mafia Lahan di Riau

Ahad, 23 Februari 2025 | 08:33:14 WIB
Ketua Elang 3 Hambalang Desak Menteri KLHK Serius Berantas Mafia Lahan di Riau

Pekanbaru – Ketua Elang 3 Hambalang, Pebriyan Winaldi, mendesak Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), Raja Juli Antoni, untuk mengambil langkah tegas dalam memberantas mafia lahan di Riau. Ia menegaskan bahwa permasalahan penguasaan hutan secara ilegal sudah berlangsung bertahun-tahun dan harus segera dihentikan.

"Saya berharap Menteri KLHK serius dalam menangani hutan Riau ini, apalagi beliau adalah putra asli Riau dari Kuantan Singingi. Di daerah kelahiran beliau sendiri banyak terjadi pelanggaran. Kami dari Elang 3 Hambalang sudah mengantongi data terkait mafia lahan di Riau," ujar Pebriyan, Sabtu (23/2).

Ia menilai pemerintah harus lebih transparan dalam penegakan hukum terhadap para pelaku perampasan lahan. "Hentikan permainan di balik layar. Puluhan tahun mereka menikmati hasil tanpa membayar pajak. Kami minta pemerintah segera menyita semua lahan hutan lindung yang disalahgunakan dan mengembalikannya kepada negara untuk kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Pebriyan juga memperingatkan bahwa jika tidak ada tindakan konkret dari KLHK dalam waktu dekat, pihaknya siap turun langsung menggarap 20.000 hektare lahan hutan lindung sebagai bentuk perlawanan terhadap mafia lahan.

Landasan Hukum Penindakan Mafia Lahan

Tuntutan Pebriyan merujuk pada sejumlah peraturan yang mengatur pengelolaan hutan dan pencegahan perambahan ilegal. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan secara tegas melarang penguasaan dan pemanfaatan kawasan hutan tanpa izin. Sanksi tegas juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman pidana hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp100 miliar bagi pelaku perambahan dan perusakan hutan secara ilegal.

Dengan adanya desakan dari masyarakat sipil seperti Elang 3 Hambalang, kini publik menantikan langkah nyata dari KLHK dalam menyelesaikan permasalahan mafia lahan di Riau. (Tim)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat