MENU TUTUP

Pengamat: Gerindra Partai Yang Realistis, Restu Politik Tergantung Logistik Dan Isi Tas

Senin, 30 Desember 2019 | 13:09:17 WIB
Pengamat: Gerindra Partai Yang Realistis, Restu Politik Tergantung Logistik Dan Isi Tas

GENTAONLINE.COM - Bobby Nasution terlihat mesra saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu lalu (28/12).

Kehangatan pertemuan itu disebut-sebut menjadi sinyal restu Prabowo untuk menantu Presiden Joko Widodo itu untuk bertarung pada Pilkada Medan 2020. Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan silaturahim itu hal yang lumrah bahkan wajib sebagai politisi. Namun, terlalu dini disebut mendapatkan restu.

"Kunjungan Bobby ke Prabowo juga belum bisa dikatakan restu, apalagi baru pertemuan pertama. Bisa saja baru penjajakan awal," ujar Pangi , Senin,(30/12).

Pangi menjelaskan untuk masuk ke fase dukungan atau restu partai tentu masih panjang prosesnya. Ditambah lagi Gerindra punya kader yang juga akan maju di Medan, yakni Dahnil Anzar Simanjutak.

"Tapi sepanjang yang saya cermati Gerindra ini partai yang realistis, bisa saja nggak bakal mendukung. Sekalipun itu kader sendiri karena terbentur soal logistik dan isi tas," katanya.

"Kalau bertarung biasanya Prabowo kan menanyakan anda punya uang berapa? Beliau nggak butuh (gelar) profesor atau doktor, tetapi butuh isi tas untuk modal bertarung," jelasnya.

Pertanyaan itulah, menurut Pangi yang sampai saat ini belum bisa dijawab tuntas oleh Dahnil. Sementara oleh Bobby bisa saja tidak ada masalah soal pendanaan apalagi dirinya merupakan menantu Jokowi.

"Restu Prabowo masih dibuat menggantung apakah nanti bakal mengusung Bobby Nasution atau Dahnil? Ini menarik untuk kita saksikan dan kita lihat ke depan cara bermain dan manuver Gerindra," pungkasnya.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan