MENU TUTUP
Kasus Covid-19 di Riau Meningkat Signifikan

Indra Yovi Sarankan Solat Ied di Masjid Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Rabu, 22 Juli 2020 | 09:43:58 WIB
Indra Yovi Sarankan Solat Ied di Masjid Dengan Protokol Kesehatan Ketat

GENTAONLINE.COM - Menjelang memasuki hari Raya Idul Adha 1441 H, kasus pasien positif di Provinsi Riau, dalam beberapa hari meningkat signifikan, bahkan dalam tiga hari ini terkonfirmasi sebanyak 49 kasus positif Covid-19. Dan kasus ini terjadi menyebar di hampir seluruh Kabupaten Kota, bahkan Kabupaten Rokan Hilir, untuk pertama kalinya ditemukan kasus positif Covid-19.

Untuk itu, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, menyarankan agar pelaksanaan solat hari Raya Idul Adha, tidak dilaksanakan di lapangan terbuka, yang menghadirkan ratusan bahkan ribuan umat yang akan melaksanakan Solat Ied. Indra Yovi lebih menyarankan Solat Ied di Masjid, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Sekarang dengan kasus sebanyak ini tak mungkin rasanya ada salat Idul Adha di lapangan dilaksanakan Juga. Salat Idul Adha di dalam masjid mungkin masih bisa dengan menerpakan protokol kesehatan yang ketat," ujar Indra Yovi. 

Namun Dokter ahli paru ini, belum mengetahui pasti, penerapan solat Idul Adha tahun ini. Jika dibandingkan dengan pelaksanaan Solat Idul Fitri beberapa bulan lalu, Indra menjelaskan kasus peningkatan pasien positif tidak seperti yang terjadi pasca Idul Fitri. 

“Saya juga belum tahu protokol salat Idul Adha seperti apa. Apakah di lapangan sudah boleh dengan kondisi seperti ini. Waktu lebaran Idul Fitri kasus positif di Riau belum banyak saja tidak ada yang menggelar salat di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, disinggung mengenai protokol pemotongan hewan kurban, Ia menjelaskan belum mendapatkan tata cara pemotongan hewan kurban saat Covid-19 ini. Dan lebih menyarankan menjalankannya sesuai anjuran dari Kementrian agama. Karena Kemenag sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE)  pelaksanaan pemotongan hewan kurban. 

"Saya tidak hafal rincian protokolnya, tapi sudah ada protokolnya dari Kemenag seperti cara pemotongan, siapa yang menghadiri, jarak antara pemotongan, semua wajib pakai masker, itu pasti. Nanti Kemenag Riau ada mengeluarkan SE yang disebar ke masjid dan mushala, mengingat 9 hari lagi kita sudsh melaksanakan hari raya kurban," tutupnya. (mcr) 

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat