MENU TUTUP

Tuai Kritik, Kemenag Tetap Luncurkan Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat

Jumat, 18 September 2020 | 10:43:53 WIB
Tuai Kritik, Kemenag Tetap Luncurkan Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenang) tetap meluncurkan program bimtek penceramah agama bersertifikat di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Jumat (18/9/2020). Selain diikuti secara tatap muka (luring), kegiatan ini juga dihadiri secara virtual (daring).

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, bimtek penceramah agama bersertifikat ini isinya adalah penguatan kompetensi bagi para peserta. Target program ini adalah ormas keagamaan dan lembaga keagamaan di tingkat pusat.


"Alhamdulillah sebanyak 97 peserta utusan dari 53 ormas dan lembaga keagamaan Islam mengikuti kegiatan ini," ungkap Kamaruddin dalam sambutannya.

Kamaruddin mengatakan, acara peluncuran bimtek penceramah agama ini dihadiri oleh tokoh lintas agama, perwakilan Mabes Polri, Lemhanas, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). 

Kamaruddin juga memastikan seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir secara luring mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Bahkan, sebelum mengikuti acara ini, semuanya sudah dilakukan rapid test dan tidak ada satu pun yang mengalami penurunan kondisi kesehatan. "Ouput acara ini adalah menyerap masukan-masukan terkait metode peningkatan komptensi penceramah agama," jelasnya. 

Setelah program ini diluncurkan, lanjut Kamaruddin, Kemenag akan langsung melaksanakan bimtek penceramah agama kepada angkatan pertama. Adapun bimtek tersebut akan dimulai pada 30 September hingga 2 Oktober 2020.

Kamarudin mengakui program penceramah agama bersertifikat ini menyedot perhatian publik. Bahkan, sebagian kalangan mengkritik kebijakan ini. Namun, dia meyakini bahwa semua itu ditujukan untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia. "Satu keyakinian kami, semua proses dan dinamika ini tujuannya sama untuk yang terbaik untuk bangsa dan negara," tandasnya.(sndo)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat