MENU TUTUP
Mau Jadi Perseroda,

DPRD Berharap TMP Terintegrasi Hingga Pangkalan Ojek

Sabtu, 21 November 2020 | 14:37:42 WIB
DPRD Berharap TMP Terintegrasi Hingga Pangkalan Ojek Bus Trans Metro Pekanbaru

GENTAONLINE.COM - Bus Trans Metro Pekanbaru dihadirkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai layanan moda transportasi massal bagi masyarakat. Agar bisa berkembang pesat, Pemko Pekanbaru berencana akan menjadikan PT Transportasi Pekanbaru Madani selaku pengelola menjadi perseroan daerah atau Perseroda.

Ranperda Pendirian BUMD Transportasi Madani serta Ranperda Perseroda Sarana Pembangunan tersebut kini sedang dibahas oleh Tim Pansus II DPRD Pekanbaru.

Ketua Pansus II DPRD Pekanbaru Roni Pasla mengatakan, pasca melakukan kunjungan ke PT Trans Metro Jakarta pada akhir pekan lalu, banyak masukan yang didapatkan oleh Tim Pansus II DPRD Pekanbaru. Meski sama-sama disubsidi pemerintah, namun Bus TMP dan Trans Jakarta memiliki banyak perbedaan.

"Transportasi di Jakarta semua sudah terintegrasi seluruhnya, dari angkot hingga MRT dan LRT yang terintegrasi dengan busway mereka (Jakarta). Pertumbuhan penumpang di Trans Jakarta juga bertumbuh sangat signifikan dan sekarang penumpang Trans Jakarta mencapai 264 juta dalam setahun," cakap Roni Pasla, Jumat (20/11/2020).

Di Pekanbaru sendiri pertumbuhan penumpang cenderung menurun disetiap tahunnya. Hal tersebut menurut Roni karena daya saing transportasi online di Pekanbaru cukup tinggi. Dari itu ia berharap PT Transportasi Pekanbaru Madani juga dapat meniru apa yang sudah dilakukan oleh Trans Jakarta.

Terkait dengan subsidi yang diberikan oleh pemerintah, Trans Jakarta mendapatkan subsidi dari Pemprov DKI Jakarta dalam setahun mendapatkan Rp 2,8 triliun. Namun dari banyaknya subsidi yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI Jakarta itu dapat mengurai kemacetan hingga 20%, yang mana akibat kemacetan kerugian bisa mencapai Rp 300 triliun tiap tahun.

"Ketika bisa mengurai kemacetan hingga 20%, artinya mereka (Jakarta) bisa hemat hingga Rp 60 triliun. Dan jika dibandingkan dengan subsidi yang dikeluarkan itu tidak sebanding karena ada keuntungan dari lainnya," bebernya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menerangkan, di Pekanbaru sendiri karena layanan publik tidak lantas mencari keuntungan dari bus Trans Metro Pekanbaru, maka pelayanan harus dioptimalkan sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

"Trans Metro Pekanbaru mendapatkan subsidi Rp 16 miliar dan mengoperasikan 110 armada. Kita berharap nantinya Trans Metro Pekanbaru juga dapat terintegrasi hingga sampai ke ojek pangkalan," pungkasnya.(cakaplah)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat