MENU TUTUP

Diperiksa Kejaksaan Atas Dugaan Korupsi Dana Desa, Bendahara Bukit Ranah Terkapar

Rabu, 27 Januari 2021 | 21:18:53 WIB
Diperiksa Kejaksaan Atas Dugaan Korupsi Dana Desa, Bendahara Bukit Ranah Terkapar Diperiksa Kejaksaan Atas Dugaan Korupsi Dana Desa, Bendahara Bukit Ranah Terkapar

BANGKINANG- Gentaonline.com Apa yang dialami oleh Bendahara Desa Bukit Ranah, Kecamatan Kampar ini patut menjadi pelajaran berharga bagi perangkat desa yang lain.

Pasalnya, beberapa jam dimintai keterangan oleh Kejaksaan Negeri Kampar terkait dugaan korupsi kegiatan desa, Rospiyanti terkapar dan pingsan.

Buntut dari kejadian itu, pihak Kejaksaan memanggil petugas Public Safety Centre atau disingkat PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar yang memang menangani kondisi darurat untuk memeriksa kondisi Rospiyanti.

Menurut petugas 119 yang datang dengan mobil ambulance, Joko Susilo,  Rospiyanti mengalami naik asam lambung. Karena sebutnya yang bersangkutan memiliki riwayat sakit mag.

"Naik asam lambung. Dia punya riwayat sakit mag," ucap Joko Susilo.

Susilo menampik, kalau Rospiyanti melakukan trik sakit untuk menghindari pemeriksaan ini. 

Rospiyanti diperiksa tidak sendiri. Ia juga diperiksa bersama sang Kepala Desa, Firdaus. Kades mengatakan, pemeriksaan mereka berdua menyangkut rumah bantuan bagi masyarakat.

Di tempat terpisah, Kepala Seksi Pembangunan, Asrul juga ikut diperiksa. Ia mengaku dirinya diperiksa terkait seluruh pembangunan yang ada di desa itu.

"Saya juga diperiksa terkait seluruh pembangunan yang ada di desa," ucap Asrul. (Edy lelek)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat