MENU TUTUP

DPRD Pekanbaru Minta Bantuan Komisi V DPR RI Atasi Persoalan Banjir

Sabtu, 22 Mei 2021 | 10:08:46 WIB
DPRD Pekanbaru Minta Bantuan Komisi V DPR RI Atasi Persoalan Banjir

GENTAONLINE.COM - Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Rois mengatakan saat ini dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah melakukan kordinasi dengan anggota DPR RI Komisi V terkait masalah banjir. DPRD Pekanbaru meminta pertolongan Komisi V DPR RI dalam mengatasi permasalahan banjir di Kota Pekanbaru.

 

"Alat berat untuk normalisasi anak sungai dan sungai di Pekanbaru kurang, jadi Pak Syahrul Aidi yang merupakan anggota DPR RI Dapil Riau berjanji tahun depan akan dibantu alokasikan anggaran untuk penanganan banjir di Pekanbaru," katanya.

 

Lebih lanjut, Politisi PKS ini juga mengatakan, sebaiknya, saat ini pembangunan seperti Islamic Center, Tugu Roda Terbang, dan beberapa proyek pembangunan lainnya yang tidak menyentuh masyarakat dihentikan sementara.

 

"Anggaran yang ada bisa untuk melanjutkan penanganan banjir di Kota Pekanbaru. Contoh untuk pembuatan jalan lingkar Rp70 miliar, itu butuh. Tapi tidak sekarang butuhnya, alangkah eloknya kalau untuk penanganan kebutuhan yang mendasar dulu," pungkasnya.(ro)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat