MENU TUTUP

Belasan Ribu Vaksin Covid-19 di Riau Kedaluwarsa

Selasa, 04 Januari 2022 | 10:30:45 WIB
Belasan Ribu Vaksin Covid-19 di Riau Kedaluwarsa

GENTAONLINE.COM - Pemerintah Provinsi Riau mengakui adanya vaksin Covid-19 yang Kedaluwarsa tersimpan di dinas kesehatan sejumlah kabupaten/kota karena terlambat digunakan. Vaksin yang Kedaluwarsa atau tidak bisa digunakan lagi telah diamankan oleh Pemprov Riau.

“Stok vaksin kita ini ada sekitar 1,6 juta dosis, dan itu termasuk vaskin yang Kedaluwarsa. Ada belasan ribu vaksin Covid-19 di Provinsi Riau Kedaluwarsa, vaksin yang Kedaluwarsa tersebut bermerk Astrazeneca dan Moderna,” ujar Plt Kadiskes Riau, Masrul Kasmi, Senin (3/1).

Dijelaskan Masrul Kasmy, belasan ribu vaksin yang Kedaluwarsa tersebut berada di enam kabupaten di Riau, dalam batas waktu Kedaluwarsa  per tanggal 31 Desember 2021. Memasuki Januari 2022 sudah tidak bisa lagi digunakan. Vaksin tersebut akan dimusnahkan agar tidak disalahgunakan.

"Total vaksin yang Kedaluwarsa sebanyak 12.514. Vaksin tersebut berada di enam kabupaten di Riau, dan sudah masuk batas Kedaluwarsa pada 31 Desember 2021 kemarin. Enam kabupaten yang tidak menghabiskan vaksin tersebut yakni, Kabupaten Kampar, Indragiri Hilir, Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Indragiri Hulu. Selanjutnya, belasan ribu vaksin Covid-19 Kedaluwarsa akan dibuatkan berita acaranya sebelum akan dilakukan pemusnahan karena tak boleh lagi dipakai,” katanya.

Agar tidak terjadi kembali kasus yang sama di Kabupaten Kota, dalam pelaksanaan vaksinasi, pihaknya akan memberlakukan pola baru untuk penggunaan vaksin Covid-19. Adapun pola yang nantinya akan dipakai yakni vaksin Covid-19 yang sudah mendekati masa Kedaluwarsa akan lebih dulu disuntikkan kepada masyarakat.

"Jadi nanti ada instrumennya, sebelum masa berlaku vaksin yang lama habis, itu yang didahulukan. Sehingga vaksin yang ada dihabiskan dulu, baru vaksin yang baru datang disiapkan,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk capaian vaksinasi Covid-19 Provinsi Riau higga 3 Januari 2022 mencapai 77,75 persen. Pekanbaru masih tertinggi capaian vaksin 98,70 persen, disusul Kota Dumai 83,47 persen, Pelalawan, 75,35 persen, dan Kabupaten lainnya sudah berada di angka 70 persen, untuk dosis 1.(rmc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat