MENU TUTUP

Gerakan Bawah Tanah Presiden 3 Periode Bisa Lumpuhkan Kinerja Pemerintahan Jokowiv

Selasa, 05 April 2022 | 09:01:25 WIB
Gerakan Bawah Tanah Presiden 3 Periode Bisa Lumpuhkan Kinerja Pemerintahan Jokowiv

GENTAONLINE.COM - Muncul pandangan bahwa masifnya gerakan bawah tanah memuluskan jabatan presiden Jokowi 3 periode telah melumpuhkan kinerja pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.


Ketua Bidang Kebijakan Publik DPN Partai Gelora Indonesia Achmad Nur Hidayat mengatakan, gerakan yang dilakukan oleh ornag dekat Jokowi di kabinet sangat berbahaya bagi kondisi ekonomi, sosial dan politik Indonesia.

Menurut pria yang karib disapa Matnur ini, Indonesia sedang berada pada upaya pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19 dan ketidakpastian situasi global.

Ia mengaku heran, rezim pemerintahan Jokowi malah fokus menyiapkan perpanjangan masa jabatan ketimbang mengurusi kenaikan harga sembako dan komoditas lainnya. Termasuk banyaknya warga yang harus kehilangan pekerjaan akibat dampak pandemi.

"Bukannya fokus urus ekonomi, tapi pemerintahan Jokowi sebaliknya malah fokus menyiapkan perpanjangan masa jabatan 3 periode," kata Achmad Nur Hidayat.

Ia memandang, tugas pokok pemerintahan seharusnya mengatasi masalah melonjaknya harga komuditas pangan dan bahan bakar minyak kini telah dilalaikan oleh pemerintah.

Matnur memandang, tugas-tugas kementerian di beberapa formasi telah melenceng. Contohnya, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Dalam Negeri, Menteri Investasi dan menteri lainnya.


"Kenaikan harga, disikapi dengan tidak kompeten. Pemerintah pun belum serius menciptakan pekerjaan kepada rakyatnya,” demikian pria yang akrab disapa Matnur ini(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan