MENU TUTUP

Masing-masing Punya Kelebihan, Peluang

Senin, 06 Juni 2022 | 09:36:39 WIB
Masing-masing Punya Kelebihan, Peluang

GENTAONLINE.COM - Peluang "perkawinan" antara Anies Baswedan dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2024 mendatang sangat besar. Salah satu faktornya adalah dua tokoh muda ini sama-sama memiliki kelebihan untuk memenangkan kontestasi.


Peneliti Senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata mengatakan, tidak bisa dipungkiri bahwa Anies Baswedan yang saat ini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta adalah salah satu calon presiden (capres) yang potensial di Pilpres 2024.

"Elektabilitas Gubernur DKI itu masih berada di garis edar lima besar capres yang diunggulkan via survei. Di data Insis per April 2022 juga menyatakan demikian. Bahwa ia masuk di lima besar capres Pilpres 2024," ujar Dian , Senin (6/6).


Artinya, kata Dian, setelah itu Anies tidak akan banyak mendapat sorotan media. Terkecuali, setelah tidak lagi menjabat Gubernur, Anies menjadi ketua dari sebuah organisasi besar atau berskala nasional.

"Atau ia mendapatkan 'durian runtuh' dicapreskan oleh sebuah partai politik dalam waktu yang berdekatan setelah ia tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI. Karena itulah, Anies mengkapitalisasi maksimal di Formula E," kata Dian.

Menurut Dian, Anies sengaja mempertontonkan kepada publik bahwa dirinya adalah capres yang layak diusung. Caranya adalah "mesra" dengan orang yang dianggap potensial mendukung atau menjadi kompetitor di 2024.

"Jika skenario dicapreskan oleh sebuah partai terjadi, maka posisi bargaining politik Anies dan AHY rada seimbang. Karena Anies membawa dukungan partai politik, sedangkan AHY sudah memegang tiket untuk Pilpres 2024. Di mana dukungan partai menjadi pintu masuk tiket gabungan terusan untuk ikut gelaran Pilpres 2024," paparnya.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan