MENU TUTUP

MUSDA AMRI Kabupaten Pati Ke-V, Ustadz Abdul Kholiq M.Pd.I Terpilih Sebagai Ketua Umum Baru

Sabtu, 03 Desember 2022 | 20:31:50 WIB
MUSDA AMRI Kabupaten Pati Ke-V, Ustadz Abdul Kholiq M.Pd.I Terpilih Sebagai Ketua Umum Baru

Pati Jateng Genta Online.com
 
Pimpinan Daerah Angkatan Muda Rifaiyah (AMRI) Kabupaten Pati telah sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (MUSDA) yang ke-5 untuk memilih kepemimpinan periode 2023-2026. 

Acara tersebut diadakan pada hari Sabtu, 26 November 2022 di gedung Ponpes Yanbuul Ulum, Tambangsari Sukolilo Kabupaten Pati.

Pada acara itu turut juga hadir ketua Pimpinan Daerah Rifaiyah Kabupaten Pati KH. Ahmad Rifa’i, beserta jajaran Dewan Suro Rifaiyah yaitu Kiai Syihabuddin dan Kiai Hamidun. 

Dalam sambutannya sebagai pembuka pelaksanaan acara MUSDA, KH. Ahmad Rifa’i menyampaikan bahwa peran AMRI merupakan garda terdepan yang harus diisi pemuda Rifaiyah yang militan dan profesional untuk mengawal dan sebagai agen pelaksana kegiatan kegiatan yang ada dalam Organisasi Rifaiyah di Kabupaten Pati.

"Sejalan dengan maksud tersebut, Angakatan Muda Rifa’iyah Kabupaten Pati beserta banomnya BARANUSA diharapakan untuk mampu menyelenggarakan pelatihan kader bagi anggotanya, serta juga diharapakan dapat menjaring lebih banyak kader kader muda Rifaiyah ditingkat bangku sekolah atas,” kata KH. Ahmad Rifai, Sabtu (26/11/2022).

Tema yang diusung pada MUSDA AMRI ke-5 ini yaitu “Pemuda Saat Ini Adalah Pemimpin Masa Depan” yang dihadiri puluhan anggota AMRI berasal dari perwakilan berbagai ranting AMRI se Kabupaten Pati.  

Firman Syahroni dipilih oleh semua peserta yang hadir untuk memimpin jalannya sidang pleno dalam menetapkan rancangan tata tertib pelaksanaan pemilihan ketua umum.

Ustadz Abdul Kholiq M.Pd.I terpilih sebagai ketua umum baru PD. AMRI Kab Pati periode 2023-2026. Ia melanjutkan dan menggantikan ketua lama saudara Ismail SP. SH. Dalam sambutannya Saudara Ismail disela penyampaian laporan pertanggung jawaban kepemimpinannya.  

Ia berkata sangat bahagia dan mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh anggota AMRI yang sudah membantunya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing anggota. 

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara acara MUSDA atas suskesnya acara tersebut, dan berjalan dengan baik, sangat kompak serta meriah.

Dalam sambutan perdananya selaku ketua baru AMRI. Abdul Kholik berkata bahwa sebenarnya mendapat amanah jabatan menjadi seorang ketua AMRI begitu berat baginya, karena dengan beban yang sudah dipikulnya saat ini menjadi pengasuh pondok pesantren tahfidz anak dengan ratusan santri miliknya. 

Tetapi ia tetap yakin, serta mengajak kepada seluruh anggota AMRI Kabupaten Pati untuk tetap semangat dalam meneruskan perjuangan para sesepuh, serta para Kiai dan Masyayikh Rifaiyah. Agar Organisasi Rifaiyah di kabupaten Pati tetap eksis dan berkembang hingga yaumul qiyamah.

“Kedepan semoga dibawah kepemimpinan yang baru ini, AMRI dapat semakin besar sejajar dengan ormas kepemudaan lainnya yang ada di Kabupaten Pati, dan semoga dalam memimpin AMRI Kabupaten Pati tiga tahun mendatang tetap diberikan kekuatan, kesabaran serta keistiqomahan dalam menjalankan setiap tugasnya”. Pungkasnya. (Edy lelek )

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat