MENU TUTUP

Bejat, Gadis 15 Tahun Digilir 8 Pemuda di Perkebunan Sawit Inhu

Sabtu, 16 Desember 2017 | 18:37:58 WIB
Bejat, Gadis 15 Tahun Digilir 8 Pemuda di Perkebunan Sawit Inhu

GENTAONLINE.COM-Merosotnya moral anak bangsa, dibuktikan meningkatnya aksi kekerasan seksual di tengah masyarakat. Kali ini terjadi di Provinsi Riau tepatnya di daerah Desa Beras-Beras Kecamatan Lubuk Batu Jaya (LBJ) Kabupaten Inhu.

Seorang gadis usia 15 tahun sebut saja namanya K, diperkosa oleh 8 pemuda secara bergiliran yang terjadi hari Ahad (10/12/2017) sekitar pukul 01.30 wib di kebun sawit plasma milik warga Desa Beras-Beras. Kejadian ini dilaporkan oleh orangtuanya ke Polsek LBJ pada hari Rabu (13/12/2017).

Informasi yang dirangkum datariau.com di lapangan dari warga yang mengetahui kejadian ini, bahwa laporan orangtua korban langsung ditindaklanjuti oleh kepolisian dan telah mengamankan 7 pelaku pemerkosaan, 1 orang lagi kabarnya melarikan diri.

Adapun identitas para pelaku pemerkosaan yakni inisial MZ alias Izon, GS, EE alias Yoko, WA alias Ardian, FR alias Roni, HS, dan ES, semuanya merupakan buruh dan tinggal di Base Camp Desa Air Putih Kecamatan LBJ.

Kasus pemerkosaan anak dibawah umur yang digilir 8 orang ini terungkap pada hari Rabu tanggal 13 Desember 2017 sekitar pukul 17.30 wib orang tua pelapor mendapat aduan dari suami pelapor bahwa anak pelapor telah disetubuhi.

Kemudian pelapor menanyakan hal tersebut kepada anaknya, apakah telah diperkosa dan anak mengaku bahwa benar pada hari Ahad tanggal 10 Desember 2017 sekira pukul 01.30 wib tepatnya di areal perkebunan sawit plasma Desa Pontian Mekar bahwa dia telah disetubuhi oleh 8 orang pelaku secara bergantian dan cara paksa.

Sementara itu, Kapolsek LBJ Iptu Suryanto saat dikonfirmasi terkait perihal ini belum bisa memberi keterangan secara resmi. "Langsung saja konfirmasi ke Kasat atau Humas Polres Inhu, karena kasus itu sudah dilimpahkan di Polres Inhu," singkat Kapolsek.

Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Febriandy SH SIk dikonfirmasi juga belum bisa memberikan keterangan. "Agar hasil keterangan tidak simpang siur, coba tanya kepada Humas Polres, karena laporan sudah kita sampaikan kepada beliau," ujarnya.

Humas Polres Inhu, Iptu Juraidi dikonfirmasi masih sama belum bisa memberikan keterangan resmi atas kejadian yang sangat memilukan ini. "Nanti kita koordinasikan dulu sama pimpinan," pungkasnya. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat