Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2026, SF Hariyanto Tekankan Kelestarian Sungai Kuantan

Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:35:00 WIB
Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2026, SF Hariyanto Tekankan Kelestarian Sungai Kuantani Foto:

TELUK KUANTAN — Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menghadiri pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) 2026 yang berlangsung di Taman Jalur Teluk Kuantan, Rabu (19/8/2026) pagi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Danrem, Plt Bupati Kuantan Singingi, jajaran Forkopimda Kuansing, pejabat utama Polda Riau, Kapolres Kuansing, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai, para atlet pacu jalur serta masyarakat.

Festival Pacu Jalur kembali menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kuantan Singingi. Tradisi yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Kuansing tersebut kini semakin dikenal luas, bahkan mendapat perhatian hingga tingkat internasional.

Saat membuka Festival Pacu Jalur KEN 2026, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa semakin besarnya popularitas Pacu Jalur harus diiringi dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan, sekaligus komitmen menjaga kelestarian budaya dan lingkungan.

“Semakin besar nama Pacu Jalur, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk menjaganya,” ujar SF Hariyanto.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya menjadikan Pacu Jalur sebagai atraksi budaya dan pariwisata. Perhelatan tersebut harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya terhadap pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan konektivitas wilayah.

SF Hariyanto juga menyampaikan bahwa dukungan pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas jalan nasional menuju Kuansing menjadi bagian penting dalam mendorong aksesibilitas daerah.

“Ketika konektivitas semakin baik, wisatawan semakin mudah datang, distribusi barang semakin lancar, investasi semakin terbuka, dan pada akhirnya roda perekonomian masyarakat akan semakin tumbuh,” katanya.

Tekankan Kelestarian Sungai Kuantan

Di tengah semakin terkenalnya Pacu Jalur, SF Hariyanto mengingatkan pentingnya menjaga Sungai Kuantan yang menjadi arena utama tradisi tersebut.

“Sungai Kuantan adalah gelanggang Pacu Jalur. Tetapi lebih dari itu, sungai ini adalah bagian dari kehidupan masyarakat. Sungai menjadi sumber penghidupan, sumber ekonomi, dan bagian penting dari identitas masyarakat Kuantan Singingi,” tegasnya.

SF Hariyanto memberikan apresiasi kepada Kapolda Riau, Wakapolda Riau, Kapolres Kuansing, pemerintah daerah serta seluruh masyarakat yang selama ini bersama-sama melakukan penertiban aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) dan menjaga kelestarian Sungai Kuantan.

Ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian sungai bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Jangan sampai Pacu Jalurnya kita banggakan, tetapi sungai yang menjadi tempat berlangsungnya tradisi dan sumber kehidupan masyarakat justru kita biarkan rusak,” ujarnya.

Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tari massal dan berbagai rangkaian acara pembukaan lainnya.

Kehadiran jajaran Polda Riau dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal, pengembangan sektor pariwisata serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban selama Festival Pacu Jalur Tradisional Kuansing 2026 berlangsung.

Festival Pacu Jalur dijadwalkan berlangsung hingga 23 Agustus 2026. Perhelatan tahunan ini diharapkan mampu menjadi magnet bagi masyarakat dan wisatawan untuk menyaksikan langsung tradisi pacu jalur yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi.

Penulis: Lelek

Tulis Komentar