Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat

Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:57:00 WIB
Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusati Foto:

MEDAN — GENTAONLINE.COM — Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin Sidang Pantukhir Pusat Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Mako Yonkav 6/NK, Senin (24/8/2026).

Sebanyak 678 peserta mengikuti tahapan tersebut. Sidang Pantukhir menjadi salah satu proses penting untuk menentukan calon prajurit terbaik yang akan memenuhi kebutuhan personel TNI AD.

Sidang diawali dengan laporan Sekretaris 2 kepada Ketua Sidang, dilanjutkan dengan paparan Sekretaris 2. Selanjutnya, Pangdam I/BB selaku Ketua Sidang membacakan amanat Aspers Kasad sekaligus menyatakan sidang resmi dibuka.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa TNI AD saat ini memasuki tahun kedua pembentukan satuan TP tahap VI. Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan personel harus didukung dengan proses rekrutmen yang transparan, modern, objektif dan berkualitas.

Peningkatan sistem rekrutmen juga terus dilakukan melalui digitalisasi dan transparansi. Seluruh rangkaian pemeriksaan dan pengujian, mulai dari administrasi, kesehatan, jasmani hingga penelitian personel (Litpers), mengunggah data secara langsung ke server Panpus.

Sementara itu, tim psikologi telah menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT) bagi seluruh calon. Sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan objektivitas sekaligus meminimalkan potensi intervensi dalam proses seleksi.

Pangdam I/BB juga menegaskan bahwa penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya. Para calon maupun masyarakat diminta tidak memberikan imbalan kepada pihak mana pun dengan alasan untuk memperoleh kelulusan.

“Keputusan kelulusan harus berdasarkan akumulasi data hasil seleksi yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan,” demikian penekanan dalam pelaksanaan sidang.

Menurutnya, calon prajurit yang dipilih tidak hanya harus memiliki kemampuan fisik dan akademik yang baik, tetapi juga karakter yang tangguh serta loyalitas tinggi. Calon yang dinyatakan lulus harus benar-benar siap mengikuti pendidikan dan tidak mengundurkan diri setelah pengumuman.

Pangdam juga mengingatkan pentingnya pengaturan mekanisme pengumuman secara cermat guna mencegah terjadinya kesalahan atau tertukarnya data peserta. Selain itu, perencanaan pergeseran calon siswa (serpas) harus memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan.

Para Danlemdik turut diminta memastikan seluruh fasilitas pendidikan, termasuk barak, ruang kelas dan sarana pendukung lainnya, berada dalam kondisi bersih, layak dan siap digunakan.

Pangdam menegaskan bahwa hasil Sidang Pantukhir tingkat Sub Panpus belum bersifat final. Selanjutnya, hasil tersebut masih akan melalui proses verifikasi pada tingkat Panpus sebelum pengumuman resmi dilakukan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan para calon di lapangan, pembahasan dalam ruang sidang hingga pernyataan penutupan sidang.

Pelaksanaan Sidang Pantukhir tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI AD untuk memastikan proses rekrutmen prajurit berlangsung secara objektif, transparan, profesional dan akuntabel, sehingga menghasilkan sumber daya manusia terbaik bagi kepentingan organisasi, bangsa dan negara.

Penulis: Lelek

Tulis Komentar