MENU TUTUP

Kadis di Jeneponto Cium Pipi Staf Saat Selfie, Begini Kronologinya

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 13:05:36 WIB
Kadis di Jeneponto Cium Pipi Staf Saat Selfie, Begini Kronologinya Ilustrasi

GENTAONLINE.COM-Polisi melakukan reka ulang kasus Kadis Pemkab Jeneponto, Sulsel, yang dilaporkan karena mencium pipi staf perempuan. Ada 11 adegan dalam reka ulang.

Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman mengatakan, reka ulang dilakukan pada Jumat (30/8). Rekonstruksi digelar di lokasi kejadian.
"Sudah rekonstruksi dilakukan di kantornya, diperagakan 11 adegan," kata AKP Boby, saat dimintai konfirmasi, Sabtu (31/8).

Reka ulang kejadian melibatkan staf perempuan berinisial J yang melaporkan Kadis berinisial S. Dua rekan J juga ikut dalam reka ulang. "Pelapor saja yang dilibatkan sama saksi 2 orang. Kalau terlapor kan dia menyangkal," kata Boby.

Tapi polisi belum menjelaskan tindak lanjut dari reka ulang kasus dugaan pelecehan seksual. 

J melaporkan Kadis S pada Selasa (27/8) setelah merasa dilecehkan karena Kadis S mencium pipi saat selfie. Polisi juga sudah memeriksa S dan dan mengecek foto selfie yang berada di ponsel S.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Sulsel, Syafruddin Nurdin, juga telah memanggil Kadis berinisial S. S membantah melakukan pelecehan seksual.

"Versi (keterangan) Kadis, mereka minta difoto, selfie, persoalan cium dan peluk-peluk itu tidak terjadi. Persoalan selfie itu umum lah ya, saya sendiri suka selfie-selfie," ujar Syafruddin saat dimintai konfirmasi terpisah.

Dirangkum dari situs detik.com, S datang ke kantor menghadiri pelantikan 40 anggota DPRD Jeneponto terpilih periode 2019-2024 di kantor DPRD, Jalan Pahlawan, Binamu, Jeneponto. Saat tiba di kantor, kata Boby, S langsung meminta J ke ruangannya untuk berswafoto (selfie). "Karena itu kan terjadinya di ruangannya kadis, di kantornya. Pas di ruangannya kan cuma berdua, masih sepi," ujar Boby, Jumat (30/8).

Boby mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Menurut keterangan, S meminta selfie bersama J karena kala itu ia sedang berpakaian rapi.

"Kan itu habis pelantikan DPRD, jam 10 kayaknya. Itu dalihnya minta selfie. Karena dia pelantikan, kan pakai jas, karena mungkin masih gagah nih, dipanggil, 'eh selfie dulu', gitu, maka terjadilah begitu (cium pipi) dari keterangan korban," kata Boby.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat