MENU TUTUP

Pemko Pekanbaru Petakan Potensi PAD di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 08 Juli 2020 | 10:48:52 WIB
Pemko Pekanbaru Petakan Potensi PAD di Masa Pandemi Covid-19

GENTAONLINE.COM - Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Muhammad Jamil sedang memetakan sektor-sektor unggulan pendapatan asli daerah (PAD) yang dimasukkan dalam APBD. Ia juga memperhitungkan kemampuan para pelaku usaha. 

Hal ini diungkapkan Kabag Humas Pemko Pekanbaru Mas Irba Sulaiman, Rabu (8/7/2020). 

"Beliau juga membahas anggaran apa saja yang digunakan untuk belanja. Artinya, beliau diperintahkan oleh wali kota untuk pembahasan anggaran," katanya. / Makanya, Jamil mengumpulkan semua pemangku kebijakan terkait penerimaan PAD. Hal ini guna mengetahui kekuatan anggaran daerah di masa pandemi corona saat ini. 

"Artinya, wali kota ingin tahu rencana aksi penjabat Sekdako hingga kepala OPD. Ini yang beliau gali dari sisi anggaran. Mana tau ada sektor anggaran yang bisa dimaksimalkan dalam kondisi saat ini, contohnya pajak air tanah," sebut Mas Irba.

Mengenai pajak air tanah, hal itu sudah diserahkan Pemprov Riau ke Pemko Pekanbaru. Tetapi, pajak air tanah tetap kewenangan Pemprov Riau. 

"Sekdako juga melihat kemampuan dari para pelaku usaha. Inilah yang diselaraskan," ucap Irba.(r24)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat