MENU TUTUP

Nasdem Respons Kadernya yang Dikabarkan Terkena OTT

Selasa, 31 Agustus 2021 | 09:10:29 WIB
Nasdem Respons Kadernya yang Dikabarkan Terkena OTT

GENTAONLINE.COM - Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali, merespons adanya kabar kader NasDem yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). NasDem menghargai proses hukum yang dilakukan oleh KPK. 

 

"Tentu ini kabar duka bagi NasDem kalau berita ini benar ya. Apa sikap NasDem selanjutnya, pertama menghargai sebuah proses yang berlangsung di KPK," kata Ahmad , Senin (30/8).

Selanjutnya, Ahmad mengatakan, NasDem menunggu pernyataan resmi KPK terkait kabar OTT tersebut. Ia tak mau berandai-andai terkait adanya kabar penangkapan tersebut. 

"Tentunya di situ ada asas praduga tak bersalah kan, bisa saja dia ott kemudian karena itu hak KPK dalam pemeriksaan tidak memenuhi alat bukti dia dilepaskan begitu. kemudian kita belum mau berandai-andai untuk hal itu, ya," ucapnya.

Saat ditanya apakah yang bersangkutan akan dipecat dari kepengurusan partai, Ali menjelaskan sesuai SOP kader yang terlibat kasus hukum akan menyatakan mengundurkan diri. "Biasanya secara SOP kita kalau kemudian ada pejabat publik dari partai yang diambil di OTT, itu setelah dinyatakan tersangka dia dinyatakan mengundurkan diri," tuturnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Probolinggo, Jawa Timur. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan, seorang di antara 10 orang itu adalah kepala daerah.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Probolinggo, Jawa Timur. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan, seorang di antara 10 orang itu adalah kepala daerah.(rep)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran