MENU TUTUP

Kontribusi PAD Belum Sesuai, DPRD Minta Pemda Pelalawan Efektifkan Sasaran

Kamis, 23 November 2017 | 16:48:20 WIB
Kontribusi PAD Belum Sesuai, DPRD Minta Pemda Pelalawan Efektifkan Sasaran Baharudin

GENTAONLINE.COM-DPRD Pelalawan meminta Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk dapat mengefektifkan sasaran, mengingat hingga sekarang kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak sesuai dengan sektor yang dimiliki.

"Kita minta, dengan kondisi anggaran yang terbatas ini OPD mengefektifkan sasaran," tegas Sekretaris Komisi II DPRD Pelalawan, Baharudin Kamis, 23 November 2017.

Menurutnya, OPD harus bisa memanfaatkan peluang PAD yang belum tergali. Mengingat keuangan daerah yang semakin menyusut. "Karna kita (Komisi II, red) lebih fokus ke PAD. Kita ingatkan OPD agar bisa menggali potensi-potensi yang ada, selama ini belum digarap maksimal," jelas politisi golkar ini.

Baharudin menambahkan, perlunya dilakukan antisipasi sejak awal untuk menggalang kekuatan keuangan melalui PAD.
"Ini untuk mengantisipasi tahun depan. Kita kan tidak tahu lagi seperti apa keuangan pemerintah tahun depan, makanya perlu kesiapan," pungkasnya menutup. (Genta/goriau)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat