MENU TUTUP

Ketika Purnawirawan Polisi Protes Petugas di Pelabuhan Selatpanjang

Senin, 28 Desember 2020 | 19:03:35 WIB
Ketika Purnawirawan Polisi Protes Petugas di Pelabuhan Selatpanjang

GENTAONLINECOM- Minggu 27 Desember 2020, pukul 11.10 WIB menjadi hari naas bagi petugas KSOP dan KPPP yang sedang bertugas di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang.

Petugas KSOP dan KPPP yang sedang bertugas di dermaga pelabuhan itu terdiam kena sergah seorang mantan polisi karena mengabaikan protokol kesehatan COVID-19 bagi penumpang.

Adalah Kompol Purn Drs Sudarmo Hasan MA, mantan Wakapolsektif Tebing Tinggi tiba tiba keluar dan berteriak dari dalam Speedboat Karuniya 01 yang sudah dinaikinya bersama anaknya pegawai Diskes Kota Pekanbaru, menantu dan cucunya.

"Apa kerja kalian ini?, covid mana kalian peduli covid," teriak Sudarmo yang tampak cukup marah karena penumpang dipaksa duduk berdesakan di kursi kapasitas 4 orang menjadi 5 orang di dalam speedboat oleh seorang oknum petugas KSOP.

Tidak terima dengan tindakan oknum itu, Sudarmo kemudian langsung naik keatas speedboat untuk mengambil kembali barang bawaan yang sudah dibungkus ABK dengan terpal dan membatalkan keberangkatan dengan speedboat tersebut.

"Marahkan saja pak," kata seorang ABK speedboat saat itu yang juga mengaku kesal dengan penjual tiket yang melebihi kapasitas speedboat.

Puluhan penumpang yang sudah membeli tiket juga tampak kesal karena saat akan menaiki speedboat ternyata sudah penuh sesak dan pengap, apalagi speedboat Karuniya 01 dari Tanjung Balai Karimun tujuan Buton Siak yang transit di Selatpanjang itu tidak memiliki jendela yang bisa dibuka, namun hanya kaca tertutup.

Usut punya usut, ternyata pihak agen di selatpanjang telah menjual tiket untuk keberangkatan dua armada speedboat, namun satu unit speedboat batal berangkat ke Buton, sehingga kelebihan penumpang yang sudah membeli tiket dipaksakan masuk dalam satu unit speedboat yang diamini oleh oknum petugas KSOP.

Mendapat protes dari mantan polisi itu, oknum petugas KSOP yang sebelumnya memantau pengaturan tempat duduk berdesakan penumpang di dalam speedboat tersebut, langsung menunda keberangkatan dan memerintahkan pengalihan speedboat ke dermaga sebelah yang lebih kecil untuk mengecek ulang muatan penumpang. Keberangkatan speedboat sempat ditunda hingga lebih dari 1 jam.

Sedangkan Purnawirawan Polisi yang membatalkan keberangkatan dengan speedboat tersebut memilih untuk menunggu Kapal Ferry dari Batam di dermaga itu yang baru datang sekitar dua jam kemudian. (rls/fsu)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar