MENU TUTUP

Pemko Pekanbaru Kembali Adendum Pembangunan Pasar Induk

Kamis, 12 Mei 2022 | 10:06:53 WIB
Pemko Pekanbaru Kembali Adendum Pembangunan Pasar Induk

GENTAONLINE.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali melakukan adendum kerjasama pembangunan pasar induk. Pengembang kembali diberi waktu agar bisa menyelesaikan pembangunan pasar di Jalan Soekarno Hatta itu.

Pemko sudah menggelar rapat bersama membahas persoalan, Rabu (11/5/2022). "Hari ini kita final sikap pemerintah kota terhadap kerjasama pembangunan Pasar Induk," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut.

Kata dia, Pemko telah mengkaji beberapa aspek dan mempertimbangkan perkembangan pembangunan terakhir. Adendum kerjasama juga sudah pernah dilakukan sebelumnya.

Namun, sampai kini pembangunan pasar belum juga tuntas. Alasan Pemko kembali lakukan adendum dan memberikan kesempatan lantaran pengembang dianggap memiliki itikad baik menyelesaikan pekerjaan.

"Karena pihak ketiga PT Agung Rafa Bonai beritikad baik melanjutkan pembangunan, maka kita akan berikan kesempatan lagi. Namun dengan beberapa catatan," jelasnya.

PT Agung Rafa Bonai yang menjadi pemenang lelang sistem Build Operate Transfer (BOT) harusnya menyelesaikan pekerjaan sejak beberapa tahun lalu. Pekerjaan pasar induk itu sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu.

Mereka harusnya sudah menyelesaikan pekerjaan pada akhir tahun 2018. Namun, target itu tidak tercapai dan meminta waktu perpanjangan hingga Oktober 2019.

Seiring berjalan waktu, pekerjaan itu sampai sekarang belum selesai. Calon pedagang yang akan menempati pasar itu hingga kini ditampung di belakang Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS).(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat