MENU TUTUP

5 Tahun beroperasi tambang galian C ditepian sungai Kampar telah merugikan negara. Gubri Kemana

Kamis, 29 Desember 2022 | 09:18:25 WIB
5 Tahun beroperasi tambang galian C ditepian sungai Kampar telah merugikan negara. Gubri Kemana

Gentaonline.com - Kampar 

Dalam tambangan galian C di Provinsi Riau. Banyak hal yang janggal pada perjalanannya. Karena menurut pengakuan salah seorang pemilik Aquary ( Tambang Galian C ) kepada team gentaonline.com mengatakan pihaknya telah melakukan operasi pertambangan sejak 5 tahun yang lalu. Langkah yang dilakukannya adalah melakukan pendaftaran izin operasional untuk pertambangan. 

Beliau bercerita bahwa pihaknya telah beroperasi mulai dari buluh cina dan telah banyak lakukan pengurusan izin pertimbangan tersebut kebarbagai instansi terkait. Tapi hasilnya nihil. Di Desa buluh cina beliau menceritakan perjalanan bisnisnya yang telah sukses membantu pembangunan masjid yang berada Ditepian sungai Kampar tersebut. 

Didesa tersebut beliau juga telah menghibahkan lahan untuk kepentingan masyarakat yang dihadiri oleh Bupati dan Gubernur Riau saat launching peletakan batu pertama pembangunan. Beliau adalah bendahara salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. Wilayah Riau.

Melalui kedekatan dengan para penegak hukumnya dalam organisasi tersebut beliau menjalankan bisnis pertambangan galian C tersebut. Karena udah lelah juga beliau mengurus izin tapi regulasinya yang belum ada maka usahanya berjalan seperti kucing kucingan sampai hari ini. 

Dari keterangan tersebut team satgas mafia perizinan mensinyalir adanya kongkalikong besar disini. Apakah Pertambangan galian C ini memang belum ada regulasi atau ini permainan dari oknum perizinan dan pemerintah yang memanfaatkan peluang bisnis pertambangan tersebut untuk mengeruk keuntungannya pribadi. 

Kemana Pemerintah Provinsi Riau, Kemana Pemerintah Kabupaten Kampar, Kemana Kapolda Riau, Kapolresta Kampar, Kapolsek Tambang dan Siak Hulu.

Apakah tidak tau atau sudah dibungkam dengan menerima Upeti dari Pengusaha Pertambangan galian C yang belum mengantongi izin, dan Pastinya tidak bayar pajak kepada negara. Ini baru satu kabupaten yang kami soroti. Belum lagi di wilayah kabupaten lainnya se Riau. Tutup Team Satgas Mafia Perizinan

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak