Jembatan Modular 20 Meter di Talun Saragih Hampir Rampung, Progres Capai 95,25 Persen SIMALUNGUN — GENTA
Foto:
GENTAONLINE.COM — Pembangunan Jembatan Modular (Type 2-1) di Huta I Nagori Talun Saragih, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, hampir rampung. Hingga Selasa (1/9/2026), progres pembangunan jembatan sepanjang 20 meter yang melintasi Sungai Sordang tersebut telah mencapai 95,25 persen.
Jembatan ini dibangun untuk menggantikan akses lama yang kondisinya sudah tidak layak. Kehadiran jembatan baru tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Jembatan Modular tersebut juga menjadi salah satu akses penting bagi warga di sekitar Sungai Sordang, khususnya yang menghubungkan kawasan Kelurahan Bosar Maligas dengan sejumlah nagori di sekitarnya.
Kondisi aliran Sungai Sordang yang sewaktu-waktu dapat mengalami peningkatan debit dan luapan air membuat keberadaan infrastruktur penghubung yang kokoh dan layak menjadi kebutuhan penting masyarakat. Selain memperlancar mobilitas, jembatan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga.
Memasuki tahap akhir pembangunan, pekerjaan saat ini difokuskan pada pengecatan jembatan, pelandaian jembatan, serta penyelesaian dinding penahan air.
Proses pengerjaan melibatkan satu orang operator dari personel Kodim 0207/Simalungun bersama 10 orang masyarakat setempat. Keterlibatan masyarakat melalui semangat gotong royong tersebut turut membantu mempercepat penyelesaian pembangunan.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam membantu memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut diprakarsai Presiden Prabowo Subianto melalui TNI AD sebagai upaya menghadirkan akses penghubung yang lebih aman, layak, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan progres yang telah mencapai 95,25 persen, Jembatan Modular di Huta I Nagori Talun Saragih kini memasuki tahap penyelesaian akhir. Setelah selesai dan dapat digunakan, jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat di Kecamatan Bosar Maligas.
Sumber: Pendam I/BB
Tutup: Tim