PANGDAM I/BB PIMPIN PENUTUPAN DIKMATA, 1.955 SISWA RESMI JADI PRAJURIT TNI AD

Rabu, 09 September 2026 | 20:25:00 WIB
PANGDAM I/BB PIMPIN PENUTUPAN DIKMATA, 1.955 SISWA RESMI JADI PRAJURIT TNI ADi Foto:

PEMATANGSIANTAR — GENTAONLINE.COM — Pangdam I/Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Jenderal Soedirman, Rindam I/BB, Rabu (9/9/2026).

Dalam upacara tersebut, sebanyak 1.955 siswa resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada), setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.

Setibanya di Mako Rindam I/BB, Pangdam I/BB menerima laporan dari Danrindam I/BB Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti. Pangdam kemudian menerima penghormatan dari regu jajar kehormatan sebelum menuju lapangan upacara untuk memimpin prosesi penutupan pendidikan.

Rangkaian upacara meliputi pembacaan pernyataan resmi penutupan pendidikan, pembacaan surat keputusan, pelantikan Tamtama, penerimaan medali dan ijazah, pengucapan Sumpah Prajurit, serta penandatanganan berita acara penyumpahan.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan Pangdam I/BB, disampaikan ucapan selamat kepada 19.114 mantan siswa di seluruh jajaran TNI AD yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD.

Keberhasilan tersebut, kata KSAD, tidak terlepas dari kesungguhan, kedisiplinan dan kerja keras para prajurit selama mengikuti pendidikan. Selain itu, keberhasilan tersebut juga didukung oleh lembaga pendidikan serta doa dan dukungan dari para orang tua.

KSAD juga menegaskan bahwa pembangunan kekuatan TNI AD, termasuk pembentukan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), terus dipacu. Prajurit TNI AD tidak hanya dipersiapkan untuk melaksanakan tugas pertempuran, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung percepatan pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Peran tersebut khususnya dibutuhkan di wilayah perbatasan maupun daerah-daerah yang memiliki kerawanan tertentu. Kepercayaan yang diberikan negara harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan amanah.

Kepada para Tamtama Remaja, KSAD berpesan agar pendidikan selama dua bulan dijadikan sebagai bekal awal untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri.

Para prajurit juga diminta senantiasa menjaga disiplin, kehormatan diri dan nama baik satuan serta memberikan kemampuan terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Pelantikan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.”

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat, penghargaan kepada mantan siswa berprestasi, pengalungan medali, penyerahan piagam dan foto bersama.

Para Tamtama Remaja kemudian menampilkan sejumlah demonstrasi keterampilan yang telah mereka peroleh selama menjalani pendidikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam I/BB, Irdam I/BB, Danrindam I/BB, Danrem 022/PT, para pejabat utama Kodam I/BB, para Kabalakdam, para Dansat, serta unsur Forkopimda dari Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Batu Bara dan wilayah lainnya.

Penulis: Lelek

Tulis Komentar