Jembatan Pongpet Segera Dibangun Kembali, Kasad: Kita Cari Opsi Terbaik

Selasa, 15 September 2026 | 12:33:00 WIB
Jembatan Pongpet Segera Dibangun Kembali, Kasad: Kita Cari Opsi Terbaiki Foto:

PANGANDARAN — GENTA ONLINE COM. Jembatan Gantung Pongpet di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, segera dibangun kembali. Pembangunan akan dilakukan dengan mempertimbangkan opsi konstruksi terbaik agar jembatan lebih kuat, aman, dan mampu digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., saat meninjau langsung kondisi Jembatan Pongpet, Senin (14/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Kasad bersama pihak terkait mengevaluasi kondisi jembatan, terutama dari sisi teknis yang akan menjadi dasar pembangunan kembali.

Menurut Kasad, penanganan jembatan yang mengalami kerusakan tidak cukup hanya dengan memperbaiki bagian tertentu. Pembangunan kembali secara menyeluruh perlu dipertimbangkan untuk memastikan konstruksi lebih kuat dan aman.

“Salah satu yang menjadi evaluasi yaitu teknis-teknis yang harus kita evaluasi. Memang yang agak rumit adalah jembatan-jembatan perbaikan,” ujar Kasad.

Kasad memperkirakan pembangunan kembali Jembatan Pongpet membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Namun, proses pengerjaan dapat dipercepat apabila dilakukan secara intensif, termasuk dengan pengerjaan pada pagi, siang, hingga malam hari.

Ia menilai pembongkaran dan pembangunan kembali dari awal menjadi pilihan yang lebih baik agar konstruksi jembatan dapat disempurnakan.

“Ini sudah diperkirakan dua bulan, kalau bekerjanya pagi, siang dan malam, mudah-mudah bisa lebih cepat, dua bulanan lah, karena memang lebih baik kita bongkar awal saja, konstruksinya jadi lebih baik, musibah yang membawa hikmah ini jadinya,” ungkapnya.

Selain pembangunan jembatan, kebutuhan air bersih masyarakat di sekitar lokasi juga menjadi perhatian. Kasad menyebut kemungkinan pembangunan sumur bor di empat titik apabila kebutuhan air bersih di kawasan tersebut masih kurang.

“Termasuk air bersihnya, bila kurang kita buatkan di empat titik,” katanya.

Kasad Sampaikan Permohonan Maaf

Terkait musibah yang terjadi saat peresmian Jembatan Pongpet, Kasad menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi TNI Angkatan Darat agar pembangunan selanjutnya dapat dilakukan dengan lebih baik dan mengutamakan aspek keselamatan.

“Saya sudah sampaikan, secara pertanggungjawaban, saya mohon maaf atas kejadian ini, dan kita akan segera perbaiki. Saya kira akan jadi evaluasi kita supaya kita bisa buat yang lebih baik dan lebih aman,” ujar Kasad.

Jembatan Pongpet memiliki peran penting sebagai akses penghubung masyarakat di Kecamatan Cijulang dan wilayah sekitarnya. Keberadaan jembatan tersebut mendukung mobilitas warga, termasuk aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.

Dengan pembangunan kembali, akses masyarakat diharapkan dapat segera pulih dengan dukungan konstruksi yang lebih kuat, aman, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Target Pembangunan 5.000 Jembatan

Dalam kesempatan tersebut, Kasad juga menyampaikan perkembangan program pembangunan jembatan yang dilaksanakan TNI Angkatan Darat di berbagai wilayah Indonesia.

Dari 3.417 jembatan yang telah dikerjakan, lebih dari 2.700 jembatan di antaranya telah selesai. TNI AD menargetkan pembangunan hingga mencapai 5.000 jembatan sampai akhir 2026.

Jembatan yang dibangun mencakup berbagai jenis, antara lain jembatan perintis, Bailey, beton, hingga Armco.

Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga terus mendukung program penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor di berbagai daerah.

Dari sekitar 3.000 sumur bor yang telah dibangun dan diresmikan, program tersebut ditargetkan bertambah sekitar 3.000 titik lagi. Dengan demikian, jumlah keseluruhan sumur bor diharapkan dapat mencapai sekitar 6.000 titik.

“Sumur bor kita sudah jadi program Presiden dan juga program TNI Angkatan Darat. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa selesaikan 5.000 hingga 6.000 lah, karena kemarin sudah 3.000 sumur bor dari Presiden yang sudah diresmikan. Kita tambah sekitar 3.000-an lagi, saya pikir 6.000 bisa,” pungkas Kasad.

Ia menambahkan, data mengenai pembangunan jembatan dan sumur bor tersebut telah terdokumentasi, termasuk data serta foto masing-masing jembatan yang telah dikerjakan.

Penulis : Lelek

Tulis Komentar